Amerika Rewel, Erdogan Bilang Turki Bakal Ganti Uang Rp19 Triliun atas Jet F-35

Amerika Rewel, Erdogan Bilang Turki Bakal Ganti Uang Rp19 Triliun atas Jet F-35 Kredit Foto: US Air Force/Master Sgt. Donald R. Allen

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia yakin Turki dan Amerika Serikat akan membuat kemajuan dalam pembicaraan untuk penjualan jet tempur F-16 dan bahwa Ankara akan mengganti $1,4 miliar (Rp19,82 triliun) yang dibayarkan untuk pembelian F-35 yang diblokir, Anadolu Agency melaporkan pada Kamis (21/10/2021).

Erdogan mengatakan pada akhir pekan bahwa Amerika Serikat telah menawarkan untuk menjual F-16 kepada Turki dengan imbalan uang muka Ankara untuk F-35 yang lebih canggih, yang diblokir Washington setelah Turki membeli pertahanan rudal Rusia. 

Baca Juga: Sssttt... Erdogan Ngaku Punya Solusi dari Ribut-ribut Jet Tempur F-35, Amerika Mau Dengar?

Washington, yang juga memberlakukan sanksi pada bulan Desember terhadap industri pertahanan Turki, mengatakan tidak memberikan tawaran pembiayaan kepada sekutu NATO-nya. Baca selengkapnya

"Kami akan mendapatkan $1,4 miliar dari milik kami ini dengan satu atau lain cara," kata kantor berita Anadolu Agency mengutip Erdogan kepada wartawan tentang perlawanan balik dari Nigeria, menambahkan menteri pertahanan Turki dan AS akan membahas masalah tersebut.

"Saya yakin kami akan membuat kemajuan. Kami tentu saja akan membicarakan hal ini dengan (Presiden AS) Biden pada pertemuan G20 di Roma."

Reuters melaporkan awal bulan ini bahwa Turki meminta untuk membeli 40 jet tempur F-16 buatan Lockheed Martin dan hampir 80 kit modernisasi untuk pesawat tempur yang ada.

Ditanya tentang pembicaraan tentang masalah ini, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki Tanju Bilgic mengatakan bahwa Turki dan Amerika Serikat sedang mendiskusikan kemungkinan menggunakan pembayaran untuk F-35 untuk membiayai pembelian F-16 Ankara.

“Pilihan bagi kami sederhana: kami akan kembali ke program (F-35), mendapatkan pesawat, atau mereka akan mengembalikan uang kami. Dalam kerangka ini, menggunakan uang yang kami bayarkan untuk F-35 untuk modernisasi pesawat. F-16 ada dalam agenda," kata Bilgic.

Aliansi yang telah berlangsung selama puluhan tahun antara Ankara dan Washington telah mengalami ketegangan serius dalam lima tahun terakhir karena perbedaan kebijakan di Suriah, pembelian pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Turki, ketegangan di Mediterania timur dan hak asasi manusia.

Ankara mengatakan pihaknya berharap untuk hubungan yang lebih baik di bawah pemerintahan baru AS, tetapi pembicaraan antara Erdogan dan Biden sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini