Polemik Tes PCR Calon Penumpang Pesawat, Anggota DPR: Lebih Baik Mencegah

Polemik Tes PCR Calon Penumpang Pesawat, Anggota DPR: Lebih Baik Mencegah Kredit Foto: GenPI

Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena menanggapi kewajiban tes PCR calon penumpang pesawat. 

Menurutnya, peraturan tersebut harus diambil sisi positifnya, yang mana bisa mencegah klaster baru covid-19. 

"Saya rasa mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi, tes PCR itu, kan, digunakan agar menekan penyebaran covid-19 lewat transportasi udara," ucap dia di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/10). 

Baca Juga: Ulama dan Santri Berperan Penting dalam Perjuangan Melawan Pandemi Covid-19

Melki, sapaan akrabnya, menjelaskan penyebaran covid-19 bisa terjadi di mana pun fasilitas publik. 

Oleh karena itu, dia mengatakan meski mobilitas masyarakat bisa diakses, kewajiban tes PCR ini tetap harus dilaksanakan. 

"Kita pahami melalui Peduli Lindungi bisa terlihat pergerakan masyarakat. Namun, ingat bahwa perjalanan jauh ini juga berpotensi menjadi klaster covid-19," jelasnya. 

Selain itu, Melki mempertegas meski penurunan covid-19 landai, masyarakat jangan abai terhadap prokes yang berlaku. 

Sebab, menurutnya, tes PCR untuk perjalanan jauh ini bisa meminimalkan penyebaran covid-19. 

Baca Juga: Covid-19 Melandai, Pembukaan Bertahap di Indonesia Dilakukan dengan Penuh Kehati-hatian

"Saya yakin mencegah lebih baik daripada mengobati orang yang sakit. Jadi, kami lihat aturan ini arahnya untuk menekan potensi klaster baru," imbuhnya. 

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan aturan baru terkait perjalanan udara atau penerbangan pesawat di masa pandemi covid-19. Aturan tersebut mulai berlaku pada 24 Oktober 2021. 

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 88 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19. (*)

Baca Juga: Bantah Kritik Anies Baswedan Tak Layak Jadi Pemimpin, Relawan Anies: Mereka Itu Pendusta

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini