PA 212 Bersuara Lantang Soroti Menag Yaqut: Sangat Membahayakan Keutuhan Umat Beragama di Indonesia

PA 212 Bersuara Lantang Soroti Menag Yaqut: Sangat Membahayakan Keutuhan Umat Beragama di Indonesia Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuat pernyataan menghebohkan hingga berpotensi menimbulkan polemik. Yaqut mengeklaim Kementerian Agama merupakan hadiah bagi Nahdlatul Ulama (NU), bukan untuk umat Islam.

Ketua Presidium Alumni (PA) 212 Aminudin pun bersuara lantang menyoroti ucapan tersebut.

"Ucapan Yaqut tidak mencerminkan suara NU, apalagi umat Islam yang rahmatan lil alamin," kata Aminudin sebagaimana dikutip dari GenPI.co.

Baca Juga: Kelompok Habib Rizieq Kasih Komentar Keras ke Menag Yaqut: Mundur Saja, Tak Paham Tupoksi Kemenag

Aminudin menjelaskan ucapan tersebut malah berpotensi menimbulkan perpecahan umat beragama di Indonesia. Sebab, dia mengatakan ucapan Yaqut akan menimbulkan tanggapan negatif kepadanya.

"Ucapan Yaqut sangat membahayakan keutuhan umat beragama di Indonesia. Jadi, ini berbeda dengan pernyataan Yaqut selama ini," tegasnya.

Sebelumnya, pernyataan Yaqut soal Kemenag merupakan hadiah bagi NU terekam dalam tayangan YouTube TV NU pada Rabu (20/10/2021). Yaqut mengungkap sejarah soal pendirian Kemenag. Menurut Yaqut, Kemenag muncul karena pencoretan tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Tujuh kata itu, yaitu Keutuhan dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi Pemeluk-pemeluknya.

Oleh karena itu, Yaqut mengatakan tokoh NU memiliki peran penting sebagai juru damai usai menghapus kata-kata tersebut.

Baca Juga: Marah Besar sama Menag Yaqut, Fadli Zon Todong Langsung Jokowi

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini