Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Apa Itu Resistensi Insulin?

Apa Itu Resistensi Insulin? Kredit Foto: Pexels/Nataliya Vaitkevich
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dengan bersiap mengusahakan sesuatu lewat pola hidup sehat sebelum penyakit benar-benar datang, adalah cara bijak untuk menghadapi risiko kesehatan yang terjadi di masa depan.

Diabetes adalah kondisi kesehatan kronis (tahan lama) yang mempengaruhi bagaimana tubuh Anda mengubah makanan menjadi energi.

Banyaknya istilah diabetes terkadang membuat bingung sebagian orang. Banyaknya istilah ini sebenarnya adalah penjelasan dari komplikasi-komplikasi atau kondisi turunan yang lahir dari kondisi diabetes itu sendiri. 

Baca Juga: Hipertensi Bikin Ngeri! Ternyata Oh Ternyata... Ini 6 Cara Alami Bantu Turunkan Tekanan Darah

Insulin tentu sangat terkait dengan penderita diabetes. Mengutip laman healthline, Insulin adalah hormon yang disekresikan oleh pankreas Anda. Peran utamanya adalah mengatur jumlah nutrisi yang beredar di aliran darah Anda. Meskipun insulin sebagian besar terlibat dalam manajemen gula darah, insulin juga mempengaruhi metabolisme lemak dan protein.

Maka dari itu sangatlah jelas bagaimana peran penting dari insulin sendiri. Seringkali mungkin Anda mendengar istilah Resistensi Insulin. Sebenarnya apa itu resistensi insulin? Apakah berbahaya untuk kesehatan?

Mengutip laman medicinenet.com, resistensi insulin merujuk pada kondisi berkurangnya kemampuan sel untuk merespon aksi insulin dalam mengangkut glukosa (gula) dari aliran darah ke otot dan jaringan lain. Resistensi insulin biasanya berkembang dengan obesitas dan menandai timbulnya diabetes tipe 2.

Melansir laman Medical News Today, Insulin mengatur jumlah glukosa yang beredar dalam aliran darah. Ini menginduksi sel untuk menyerap glukosa, yang berasal dari makanan yang dimakan orang.

Baca Juga: Nggak Suka Makan Ikan? Ya Ampun Rugi Banget! Manfaat Kesehatannya Bisa Cegah...

Alasan resistensi insulin tetap kompleks, dan para peneliti terus menyelidiki.

Langkah-langkah berikut menguraikan pemahaman saat ini tentang bagaimana resistensi insulin berkembang:

  • Insulin kehilangan kemampuannya untuk mendukung sel-sel tubuh secara efektif.
  • Pada awalnya, pankreas mengeluarkan lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah yang aman.
  • Pankreas menjadi tidak mampu mempertahankan pelepasan insulin ekstra untuk mengkompensasi peningkatan resistensi sel.
  • Tingkat glukosa darah yang tinggi secara konsisten berkembang, yang dapat menyebabkan pradiabetes dan diabetes tipe 2 jika seseorang tidak dapat menerima pengobatan dan mengelola kadar gula darah.

Selalu kunjungi dokter atau tenaga kesehatan untuk kontrol kondisi kesehatan Anda. Hal ini agar langkah yang diambil terhitung tepat dan aman, termasuk dalam deteksi dan penanganan diabetes yang mungkin Anda idap.

Baca Juga: Apakah Penderita Diabetes Harus Berhenti Total Konsumsi Gula? Ternyata Oh Ternyata…

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan