Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Sebut Fadli Zon Harus Melawan Teguran DPP Gerindra: Hak Pengawasan Dikebiri!

Pengamat Sebut Fadli Zon Harus Melawan Teguran DPP Gerindra: Hak Pengawasan Dikebiri! Kredit Foto: Screenshot video di akun Twitter Fadli Zon
Warta Ekonomi -

Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menyesalkan teguran DPP Gerindra terhadap Fadli Zon yang mengkritik Presiden Joko Widodo.

Dia menilai Gerindra sudah mengintervensi Fadli Zon sebagai anggota DPR RI terlalu jauh.

"Fadli Zon yang mempunyai hak fungsi pengawasan jadi dikebiri," kata Jamiluddin kepada JPNN.com, Senin (15/11).

Menurut dia teguran Gerindra itu akan membuat fungsi pengawasan anggota DPR RI semakin lemah.

Baca Juga: Ngabalin Kasih Respons Menohok ke Fadli Zon: Hidupnya Penuh dengan Fitnah!

"Anggota DPR RI dari partai pendukung pemerintah, khususnya dari Partai Gerindra, akan semakin khawatir menggunakan hak fungsi pengawasannya," lanjutnya.

Dosen Universitas Esa Unggul itu juga menyebutkan jika mayoritas anggota takut menggunakan hak fungsi pengawasan, yang bersangkutan sudah tidak layak lagi meyandang anggota DPR RI.

"DPR RI dengan sendirinya akan semakin mandul," ujar Jamiluddin.

Jamiluddin juga mengaku khawatir eksekutif akan semena-semena bila pengawasan anggota DPR RI melemah dan Indonesia akan kembali seperti zaman orde baru.

"Eksekutif akan semakin mendikte parlemen dan menjadikannya sebagai lembaga stempel semata," tuturnya.

Baca Juga: Untuk Memenangkan 2024, Pengamat Sebut Golkar Harus Realistis dan Jangan Memaksakan Kehendak...

Dia menegaskan Fadli Zon harus melawan teguran Gerindra itu demi tegaknya fungsi pengawasan DPR RI.

"Fadli Zon harus berani menjadi martil demi menjaga marwah DPR RI dan kelangsungan demokrasi di ranah air," pungkas Jamiluddin.(mcr8/jpnn)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan