Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Disebut Anak Emas Jokowi-Megawati, Jenderal Dudung Tegas: Saya Tidak Mau...

Disebut Anak Emas Jokowi-Megawati, Jenderal Dudung Tegas: Saya Tidak Mau... Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD alias KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman mendadak tegas merespons terkait tudingan menjadi anak emas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri.

Hal tersebut diungkapkan Jenderal Dudung dalam video yang tayang di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (21/11/2021). Dalam pernyataannya, dengan tegas Jenderal Dudung membantah tudingan anak emas tersebut.

Baca Juga: Soal Reuni 212, KASAD Dudung Gak Bakal Tinggal Diam

Jenderal Dudung menilai bahwa Jokowi melantik dirinya sebagai KASAD karena melihat dari pengabdian dan profesionalitasnya selama bekerja di TNI.

"Sebetulnya Pak Jokowi itu lebih kepada yang namanya pekerjaan, melihat dari pengabdian, lebih kepada profesionalisme. Jadi enggak ada alat politik segala macam, enggak ada," tegas Jenderal Dudung, melansir GenPI.co, Senin (22/11).

Jenderal Dudung tidak ingin pengangkatannya menjadi KASAD ini dibawa-bawa ke ranah politik. "Saya juga tidak mau kalau dibawa-bawa ke politik, tidak akan mau saya," jelasnya.

Selain itu, Jenderal Dudung mengungkapkan bahwa ia mengenal Jokowi dan Megawati saat ia masih bintang dua. Bahkan, menurut Jenderal Dudung, Jokowi dan Megawati tidak memiliki spesialisasi anak kesayangan. Sebab, orang-orang yang ditunjuk oleh Jokowi dan Megawati tidaklah diputuskan dengan mudah.

"Kenal dengan Pak Jokowi itu setelah bintang dua. Dengan Bu Mega juga saya kenalnya saat bintang dua juga. Ya kalau saya lihat, Pak Jokowi, Bu Mega kalau spesialisasi anak kesayangan itu tidak ada, tapi beliau lebih cenderung ke profesionalisme," ungkap Jenderal Dudung.

"Beliau itu melihat orang itu sama lah, bahwa dlihat dari pengabdian. Saya yakin yang ditunjuk oleh beliau itu tidak semudah membalikan telapak tangan," imbuhnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan