Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Romo Benny Ikutan Tanggapi Soal MUI, Disikat Rocky Gerung, Dibilang Bikin Jengkel dan Bodoh

Romo Benny Ikutan Tanggapi Soal MUI, Disikat Rocky Gerung, Dibilang Bikin Jengkel dan Bodoh Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kritik keras kepada  Stafsus BPIP Romo Benny Susetyo. Rocky Gerung melontarkan kritik itu setelah Romo Benny menyinggung Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dimana Romo Bennymeminta agar MUI berbenah karena sudah menjadi sarang kelompok radikal. Ini ada kaitannya dengan penangkapan tiga ulama oleh Densus 88 di Bekasi belum lama ini.

Baca Juga: Ucapan Din Syamsuddin Bikin Ngeri! Bila MUI Dibubarkan, Ia Akan...

“Ini bahaya dan dungunya. Dan Romo Benny bikin jengkel. Harusnya Benny punya wisdom, bisa antisipasi, tapi dia malah bodoh dengan mengucapkan itu,”Rocky Gerung di kanal youtubenya dikutip Populis.id Selasa (23/11/2021).

Atas pernyataannya yang menyinggung MUI tersebut, Rocky Gerung lantas curiga, jangan sampai Romo Benny tergabung dalam gerakan semi intelejen dalam tubuh BPIP.

“Jangan-jangan dia ada semi intelijen yang sengaja menyusupkan pikiran-pikiran kontroversial dan akhirnya berkembang ke situ,” kata Rocky.

Pada kesempatan itu, Rocky lantas membandingkan sikap Romo Benny dengan Romo Mangunwijaya dan Romo Franz Magnis Suseno. Menurut Rocky mereka jauh lebih pintar dari Romo Benny karena mampu mensublimasi problem ke dalam bahasa.

Baca Juga: Jangan Main-Main! Yang Berani Bubarkan MUI Disebut Akan Berhadapan dengan Umat Islam

Dan bukan malah menantang pihak-pihak lain. Karena dengan begitu, terlihat jelas jika ada watak buruk yang menunjukkan bahwa pengasuh politiknya selama ini bermasalah.

“Soal ini kita ikuti Romo magnis, walau suka bicara kekuasaan tapi ada batasnya, dia bicara akademis dan filosofis. Sedangkan Benny punya masalah tak mampu menterjemahkannya, dan malah menjadi politis.” tuturnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan