Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Apakah Ganjar Pranowo Akan Menerima 'Kode Keras' Partai Golkar? Pengamat: Kemungkinan Sangat...

Apakah Ganjar Pranowo Akan Menerima 'Kode Keras' Partai Golkar? Pengamat: Kemungkinan Sangat... Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo
Warta Ekonomi -

Pengamat Politik M Qodari menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid yang menyebut pihaknya membuka diri untuk Ganjar Pranowo.

Qodari menilai kemungkinan Ganjar dari PDIP untuk beralih ke partai lain sangat kecil karena gubernur Jawa Tengah itu tidak ingin dipersepsikan sebagai tokoh yang pragmatis karena dinilai mengkhianati partainya.

Hal itu menjadi salah satu alasan kecil kemungkinan Ganjar untuk beralih ke partai lain.

Baca Juga: Bukan Tidak Mungkin Ganjar Pranowo-Puan Maharani Bersatu di Pilpres 2024, Pengamat: PDIP Kursinya...

Qodari menjelaskan formula yang perlu diperhatikan dalam mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden ialah elektabilitas politik.

Tokoh dengan tingkat kepopuleran dan keterpilihan yang tinggi menjadi calon presiden sementara orang yang elektabilitasnya lebih rendah menjadi wakil presiden.

"Jadi, walaupun misalnya Airlangga bawa partai atau partainya lebih besar, kalau bicara formula tadi harus siap pada posisi sebagai calon wakil presiden," kata Qodari kepada JPNN.com, Selasa (23/11).

Alumnus Universitas Gadjah Mada itu memberikan contoh pencalonan pasangan Jusuf Kalla dari Golkar dan Wiranto dari Hanura pada pilpres 2009.

"Kalau bicara survei elektabilitas, Wiranto lebih tinggi dari Pak JK. Jadi, sebetulnya itu pasangan yang tertukar," ujar dia.

Baca Juga: Maki-maki Ibu Arteria Dahlan di Bandara, Anggiat Pasaribu Minta Maaf: Saya...

Meskipun jika Wiranto belum tentu menang jika menjadi calon presiden, lanjut Qodari, tetapi dia meyakini peluang kemenangan pasangan tersebut akan lebih besar. (mcr9/jpnn)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan