Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Mengapa WHO Menamainya Demikian?

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Mengapa WHO Menamainya Demikian? Kredit Foto: Unsplash/Fusion Medical Animation
Warta Ekonomi, New York -

Varian Covid-19 yang muncul di Afrika Selatan secara resmi dinamai Omicron. Namanya diambil berdasarkan huruf ke-15 dari alfabet Yunani.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama para ahli melakukan sistem penamaan atas varian virus corona sejak Mei lalu. Tujuannya untuk memudahkan dan tidak membingungkan publik tentang varian dari Covid-19 tersebut.

Baca Juga: Disimak! Ilmuwan Menakar Apakah Varian Covid-19 Baru dari Afrika Selatan Kebal Vaksin

Misalnya, varian yang muncul di India tidak populer dengan nama B.1.617.2. Sebaliknya, itu dikenal sebagai Delta, huruf keempat dari alfabet Yunani.

Sekarang ada tujuh "varian minat" atau "varian perhatian" dan masing-masing memiliki unsur alfabet Yunani. WHO mengonfirmasi bahwa mereka melewatkan dua huruf Yunani yakni "Nu" dan "Xi" tepat sebelum Omicron.

"'Nu' terlalu rancu dengan makna 'baru.' Sementara untuk 'Xi' tidak digunakan karena itu adalah nama belakang yang umum," kata juru bicara WHO Tarik Jasarevic, pada Sabtu (27/11/2021), dilansir New York Times.

Namun muncul spekulasi bahwa "Xi" tidak digunakan oleh WHO sebagai nama Covid-19 untuk menghormati Presiden China Xi Jinping. Untuk penamaan penyakit, kata Jasarevic, WHO menghindari nama "menyebabkan pelanggaran terhadap kelompok budaya, sosial, nasional, regional, profesional atau etnis apa pun."

Paul Nuki, editor senior Telegraph membagikan kutipan dari sumber di WHO yang mengatakan bahwa alfabet sengaja dihindari.

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan