Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sumur Resapan Tidak Berjalan Baik, Ferdinand Hutahaean: Anies Baswedan Harus Minta Maaf, Memalukan!

Sumur Resapan Tidak Berjalan Baik, Ferdinand Hutahaean: Anies Baswedan Harus Minta Maaf, Memalukan! Kredit Foto: Instagram/ferdinand_hutahaean
Warta Ekonomi, Jakarta -

Eks politikus partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan komentar soal pembangunan sumur resapan Pemprov DKI Jakarta. Ia menanggapi sebuah video yang memperlihatkan tiga buah sumur resapan yang gagal untuk menyerap air hujan kedalam tanah, dan hanya membuat genangan diatasnya.

Baca Juga: Ferdinand Hutahaean Galak Banget ke Habib Rizieq: Tidak Sedikitpun Takut...

Ferdindand mempertanyakan kenapa pekerjaan tersebut malah banyak yang mendukung. Padahal, seperti yang terlihat dalam video, hasil sumur resapan tidaklah maksimal.

"Kenapa yah pekerjaan bodoh seperti ini masih ada yg puja puji?" dikutip dari cuitannya di Twitter, Rabu (8/12/2021.

Tak ketinggalan ia sampai menyinggung soal kaum-kaum radikal. Dan juga, ia mempertanyakan dimana akal sehat dan kejujuran mereka.

"Kaum radikal dan TGUPP? Apakah mereka semua sudah kehilangan akal sehat? Kehilangan hati yg jujur?" tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk meminta maaf atas hal tersebut. Bahkan, ia sampai menyenggol akun Twitter Anies Baswedan.

"Menurut saya, @aniesbaswedan harus minta maaf atas kegagalan dan kebodohan ini. Memalukan!"

Sebagai informasi, mengutip JPNN.com, anggaran sumur resapan di ibu kota dipangkas dalam dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2022. Hal itu dikonfirmasi oleh Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Keras Habib Rizieq, Ferdinand Hutahaean: Tidak Sedikitpun Takut...

Justin menilai pembangunan sumur resapan sudah tidak efektif dalam penanggulangan banjir di ibu kota.

"Kami anggap enggak efektif dan yang sudah dikerjakan tidak jelas," kata Justin kepada JPNN.com, Selasa (30/11).

Penulis: Adrial Akbar
Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan