Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anaknya Jokowi dan Kader PDIP Dilaporkan ke KPK, Ruhut Bikin Cuitan Nggak Terima Banget: Aku Mohon…

Anaknya Jokowi dan Kader PDIP Dilaporkan ke KPK, Ruhut Bikin Cuitan Nggak Terima Banget: Aku Mohon… Kredit Foto: Instagram/Ruhut Sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pelaporan kedua anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke KPK atas dugaan kasus korupsi “sukses” mendapat perhatian publik.

Laporan ini diajukan oleh seorang dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diketahui bernama Ubedilah Badrun (Ubed) pada Senin (10/1/22).

“Laporan ini terkait dengan dugaan tipikor dan atau TPPU berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," kata Ubed di Gedung KPK

Mulai dari politikus, pengamat, masyarakat biasa ikut berkomentar khususnya di media sosial mengenai pelaporan 2 anak presiden ini.

Ruhut Sitompul, politisi PDIP yang juga lantang membela sosok Jokowi selama menjadi presiden juga angkat suara lewat cuitannya mengenai pelaporan Gibran dan Kaesang,

Dalam cuitan di akun Twitternya, Ruhut lantang mempertanyakan pelaporan ini. Menurutnya pihak yang melaporkan, dalam hal ini Ubed tidak mengerti hukum pidana dan konsekuensi dari apa yang dia lakukan.

Baca Juga: Ada Dosen Berani Lapor Dugaan Korupsi Anaknya Jokowi, KPK Bilang...

Tak tanggung-tanggung, Ruhut langsung menyebut ancaman hukuman yang bisa Ubed terima imbas pelaporannya terhadap 2 anak presiden ini.

“Ini yg melaporkan Mas Gibran dan Mas Kaesang nggak ngerti hukum pidana dan ingat konsekuensinya pelapor bisa dihukum apabila laporannya tidak didukung bukti-bukti yang kuat ancaman hukumanya 7 tahun penjara MERDEKA,” Cuit Ruhut dalam akun Twitter pribadi sebagaimana dikutip di Jakarta, Rabu (12/1/22).

Dalam cuitannya yang lain, Ruhut bahkan terang-terangan menyebut KPK dan pihak kepolisian atas pelaporan ini.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan