Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ekonomi Pulih, Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Mulai Naik

Ekonomi Pulih, Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Mulai Naik Kredit Foto: Antara/M Agung Rajasa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementrian Perindustrian (Kemenperin) mencatat serapan tenaga kerja di industri manufaktur mencapai 1,2 juta orang pada 2021. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sektor industri manufaktur mulai menunjukkan pemulihan dari dampak pandemi.

“Seiring dengan bangkitnya sektor industri, ada tambahan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,2 juta orang di tahun 2021, sehingga jumlah tenaga kerja di sektor industri saat ini meningkat menjadi 18,64 juta orang,” ungkap Agus.

Adapun pada tahun ini, kemenperin menargetkan serapan tenaga kerja dapat mencapai 20,84 juta orang, atau tambahan serapan tenaga kerja sebanyak 2,2 juta orang.

Target tersebut juga diiringi dengan target pertumbuhan manufaktur di angka 4,5% sampai 5%, setelah di tahun 2021 pertumbuhan manufaktur di rentang 4% sampai 4,5%.

Sebagai bentuk upaya mendorong industri tumbuh dan berkembang, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0. Salah satu dari 10 agenda program prioritas nasional dalam Making Indonesia 4.0 adalah peningkatan kualitas SDM,” ungkap Agus.

Agus menambahkan, bahwa SDM yang berkualitas akan mampu mendorong tujuh sektor industri utama dalam agenda Making Indonesia 4.0, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan busana, otomotif, kimia, elektronika, farmasi, serta alat kesehatan.

“Ketujuh sektor ini memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PDB manufaktur, 65% ekspor manufaktur, dan menyerap 60% pekerja industri,” sebut Agus.

Adapun kontribusi industri manufaktur terhadap PDB pada kuartal/III 2021 sebesar 17,33%, tertinggi di antara sektor ekonomi lainnya. Sementara itu, pada aspek ketenagakerjaan, sektor industri manufaktur mulai menunjukkan pemulihan dari dampak pandemi.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan