Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ingin Maju Pilpres 2024, Ruhut Sitompul Sebut Rizal Ramli Sableng dan Sedang Berhalusinasi

Ingin Maju Pilpres 2024, Ruhut Sitompul Sebut Rizal Ramli Sableng dan Sedang Berhalusinasi Kredit Foto: Twitter/Ruhut Sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul berkomentar terkait pernyataan Rizal Ramli, yang mengatakan apabila dirinya menjadi presiden bakal membatalkan UU IKN.

Ruhut mengatakan tidak akan ada partai politik yang bakal mau menunjuk Rizal Ramli, untuk menjadi capres.

Baca Juga: Rizal Ramli Blak-Blakan, Sebut Bila Dirinya Jadi Presiden Akan Batalkan Proyek...

“Ini orang makin sableng saja, siapa yang mau memilih dia? Tahu enggak? Untuk jadi calon presiden itu jelas harus dipilih 20 persen partai politik,” kata Ruhut, Minggu (23/1).

“Partai politik mana yang mau memilih orang sedeng kayak dia, tegas saya katakan,” sambung Ruhut. Ruhut menilai Rizal Ramli merupakan sosok orang tidak berpikir bersih dan jernih.

“Jadi, sudahlah Rizal Ramli jangan berhalusinasi terus, kalau berhalusinasi terus kasihan saya lihat dia,” ujar kader partai berlambang kepala banteng ini.

Sebelumnya, Rizal Ramli mengkritik keras Joko Widodo (Jokowi) karena membiarkan mekanisme pencarian Kepala Otorita IKN Nusantara, melalui penunjukan langsung presiden RI. Sebab, kata Rizal, aturan tentang pemerintahan di Indonesia tidak mengenal pemimpin wilayah dipilih melalui mekanisme penunjukan langsung.

asal 9 UU IKN menyatakan bahwa IKN Nusantara dipimpin oleh kepala otorita yang ditunjuk, diangkat, dan diberhentikan oleh presiden setelah berkonsultasi dengan DPR RI.

Baca Juga: Kritik PKS Pedas! Pemerintah Disebut Ngotot Pindah Ibu Kota Tapi Ogah Urusi Hal Penting Ini

Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu pun mengaku akan menganulir UU IKN jika terpilih sebagai kepala negara.

“Nanti dia (Jokowi--red) berhenti menjadi presiden, kami batalkan itu UU,” kata Rizal Ramli.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan