Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Net TV Resmi Gabung di Pasar Modal Bikin Heran Bukan Kepalang: Bisnis Rugi Kok IPO?

Net TV Resmi Gabung di Pasar Modal Bikin Heran Bukan Kepalang: Bisnis Rugi Kok IPO? Kredit Foto: BEI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Net Visi Media Tbk (NETV) resmi menjadi perusahaan keempat yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022. Induk usaha lembaga penyiaran Net TV itu melakukan initial public offering (IPO) di BEI pada Rabu, 26 Januari 2022 dengan harga penawaran saham perdana senilai Rp196 per saham.

Dalam IPO tersebut, Net TV menawarkan hingga 765,30 juta saham yang mewakili 4,37% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dana segar yang dikantongi Net TV melalui aksi korporasi ini ditaksir mencapai Rp149,99 miliar. Baca Juga: Bluechip BCA hingga BRI Diskon Investor Senang, Giliran Unilever Eh Investor Meradang: Ambruk Bosku!

Seperti kebanyakan emiten IPO lainnya, harga saham Net TV langsung melesat pada hari pertama melantai di Bursa. Dari harga Rp196 per saham pagi tadi, saham Net TV langsung terkena auto reject atas (ARA) di level Rp264 per saham. Persentase kenaikan harga saham Net TV saat ini mencapai 34,69%. 

Momentum Net TV IPO turut menjadi sorotan bagi warganet. Tidak sedikit warganet yang menilai bahwa ARA saham Net TV hanya akan bertahan dalam hitungan hari untuk kemudian berbalik turun. Selain menyoroti hal tersebut, warganet juga mempertanyakan kondisi keuangan Net TV yang tengah merugi. 

"NETV IPO lagi minus keuangannya, nyari modal," tulis pemilik akun @yorrifar** dalam kolom komentar akun Instagram IDX Channel sebagaimana dilihat redaksi Warta Ekonomi di Jakarta, Rabu, 26 Januari 2022.

Hal senada juga disampaikan oleh pemilik akun @ridhoalat** yang menulis, "Fundamental belom bagus, struggling, bisnis rugi kok IPO.. apa cuma buat ngeruk modal dari retail doang... Exit strategy."

Sebagai informasi, dalam laporan keuangan semester I 2021 diketahui bahwa pendapatan NETV mengalami kenaikan sebesar 34,74% menjadi Rp282,94 miliar per Juli 2021. Laba bruto NETV tercatat naik 73,25% dari Rp55,27 miliar menjadi Rp95,76 miliar. Meski begitu, NETV masih merugi sebesar Rp120,35 miliar pada Juli 2021, menurun dari rugi Juli 2020 lalu yang mencapai Rp411,18 miliar.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan