Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Situasi Kian Tegang! Jika Rusia Sukses Menginvasi Ukraina, Apa yang Dilakukan NATO?

Situasi Kian Tegang! Jika Rusia Sukses Menginvasi Ukraina, Apa yang Dilakukan NATO? Kredit Foto: Reuters/Staf Sgt. Megan Beatty
Warta Ekonomi, Brussels -

Sekutu NATO menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan mengirim bala bantuan ke Eropa timur sebagai tanggapan atas penumpukan lebih dari 100.000 tentara Rusia di perbatasan Ukraina.

Kondisi Rusia dan Ukraina semakin memanas karena belum terlihatnya titik terang di konflik tersebut. Dikutip laman Reuters, Jumat (28/1/2022), berikut adalah beberapa dilema tentang langkah NATO selanjutnya.

Baca Juga: Awas, Senator Amerika Kebut Pengesahan RUU Bantuan Pertahanan Ukraina

Akankah NATO membantu pertahanan Ukraina?

Tidak secara militer. Ukraina bukan anggota NATO dan aliansi tersebut tidak terikat perjanjian untuk mempertahankannya. Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak akan mengirim pasukan Amerika atau sekutunya untuk memerangi Rusia di Ukraina.

Namun, Kyiv adalah mitra dekat dan dijanjikan keanggotaan aliansi pada pertemuan puncak NATO pada 2008.

Untuk saat ini, Organisasi Perjanjian Atlantik Utara yang beranggotakan 30 orang bekerja dengan Ukraina untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya.

Kanada mengoperasikan program pelatihan di Ukraina, sementara Denmark juga meningkatkan upaya untuk membawa militer Ukraina ke standar NATO. Aliansi itu juga mengatakan akan membantu Ukraina bertahan dari serangan dunia maya dan menyediakan peralatan komunikasi yang aman untuk komando militer.

Bagaimana dengan mempersenjatai Ukraina?

Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Baltik mengirim senjata ke Ukraina, termasuk rudal anti-tank, senjata kecil, dan kapal. Turki telah menjual pesawat tak berawak ke Ukraina yang digunakan militer Ukraina di Ukraina timur melawan separatis yang didukung Rusia.

Namun, Jerman menentang pengiriman senjata ke Ukraina. Berlin malah menjanjikan rumah sakit lapangan yang lengkap dan pelatihan yang diperlukan bagi pasukan Ukraina untuk mengoperasikannya, senilai sekitar $6 juta.

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan