Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lo Kheng Hong: Kalau Mau Kaya Raya Selalu Ingat Ini, Simpel Tapi Bangun-Bangun Saya Jadi Orang Kaya!

Lo Kheng Hong: Kalau Mau Kaya Raya Selalu Ingat Ini, Simpel Tapi Bangun-Bangun Saya Jadi Orang Kaya! Kredit Foto: Sudut Energi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor kawakan Indonesia, Lo Kheng Hong, membongkar cara jitu untuk bisa kaya raya melalui investasi saham. Nasihat "Invest in bad time, sell in good time, and you will get rich," adalah hal yang selalu diingat dalam benak Lo Kheng Hong. 

"Jadi selalu, kalau mau kaya raya, selalu ingat kata-kata ini," ungkap Lo Kheng Hong dalam YouTube OtisWie bertajuk "Cara Lo Kheng Hong Kaya Raya dari Saham Batu Bara" disimak pada Rabu, 9 Maret 2022. Baca Juga: Merinding Dengarnya! Titik Terendah dalam Hidup Lo Kheng Hong: Saya Kehilangan....

Ia pun menjelaskan maksud dari nasihat tersebut. Warren Buffett-nya Indonesia ini mengatakan, bad time menjadi momentum terbaik untuk seorang investor mengakumulasi kepemilikan saham dengan cara membeli dan terus membeli. Sebab, ketika bad time, umumnya harga saham akan turun dan menjadi lebih murah dari yang seharusnya. 

Sebaliknya, momen good time sangat baik dimanfaatkan investor untuk menarik keuntungan dengan menjual saham karena harga saham sedang naik dan lebih mahal dari sebelumnya.

"Waktu semua orang ketakutan, ikut ketakutan. Waktu bagus, semua orang beli, ikut beli. Harusnya kebalik, waktu bad time kita beli, tunggu dengan sabar sampai good time baru naik, kita jual," tegasnya lagi. 

Cara tersebut pun sudah diaplikasikan Lo Kheng Hong ketika berinvestasi di saham PT Indika Energy Tbk (INDY) yang ia beli sejak tahun 2016 silam. Ketika banyak orang menganggap sektor batu bara memiliki masa depan suram, ia justru mengamulasi kepemilikan saham hingga menjadi pemegang saham keempat terbesar di INDY. Kala itu, Lo Kheng Hong mengaku membeli saham INDY ketika bad time karena harga komoditas batu bara sedang jatuh. Namun setelah dua tahun, kondisi berbalik dan Lo Kheng Hong mendapat keuntungan hingga 4.000% dari saham INDY.

"Jadi saat saya membeli, batu bara lagi bad time, harganya murah. Saya beli, saya simpan karena saya ini namanya komditas, suatu hari harga sahamnya pasti akan kembali naik. Ketika naik, perusahaan batu bara untung besar, harga sahamnya naik 4.000%, baru saya jual," kata Pak Lo. 

Ia kembali mengatakan, berinvestasi di saham yang bagus akan memberi keuntungan besar bagi pemegang saham yang sabar menunggu momentum. Simpel, tapi diakui sulit bagi Lo Kheng Hong untuk melakukan hal tersebut. 

"Simpel, ya, sederhana. Tapi, jalaninnya susah... Kalau kita sudah memiliki saham, terus sahamnya hebat, yang terbaik adalah tidur, tidur, dan tidur. Bangun-bangun jadi orang kaya karena pada naik semua." tuturnya lagi.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan