Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Penetrasi Asuransi Syariah di Indonesia Masih Minim, Maruf Minta Hal ini Dilakukan..

Penetrasi Asuransi Syariah di Indonesia Masih Minim, Maruf Minta Hal ini Dilakukan.. Kredit Foto: Instagram/Maruf Amin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mendorong perusahaan asuransi syariah agar dapat berkembang lebih luas di Indonesia. Maruf mengatakan pangsa pasar industri asuransi syariah masih relatif rendah.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Maruf mengingatkan pangsa pasar asuransi syariah hanya 5,3% pada akhir 2021.

“Peluang pasar bagi asuransi syariah masih sangat terbuka,” Ucap Maruf saat menghadiri peluncuran PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah), kemarin.

Maruf mengatakan kehadiran asuransi syariah diperlukan masyarakat. Dia mengatakan layanan asuransi dapat membantu penanggulangan kemiskinan, dan berkontribusi terhadap percepatan pemulihan manakala terjadi bencana di Indonesia.

Selain itu, lanjut Maruf, kehadiran jasa asuransi syariah juga diperlukan lembaga keuangan seperti perbankan syariah. Sebab dengan konsep berbagi risiko, menurut Maruf, asuransi syariah merupakan alternatif pengendali risiko yang dibutuhkan oleh para pelaku bisnis dan usaha.

“Namun sayangnya peran penting asuransi syariah tersebut belum tercermin dari pertumbuhan asuransi syariah yang seimbang,”tambahnya.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Maruf juga meminta asuransi syariah memperkuat kesiapan dalam menghadapi risiko-risiko yang tidak dapat diprediksi. Risiko seperti bencana yang dapat memicu klaim atau penarikan dana dalam jumlah besar perlu dimitigasi.

Maruf mengingatkan beberapa hal harus dipenuhi perusahaan asuransi syariah untuk mengoptimalkan performa ke depan. Dia menegaskan prinsip-prinsip syariah harus menjadi kekuatan yang melekat dalam industri asuransi syariah.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan