Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mobilitas Warga Melewati Normal, Ekonomi Kuartal I 2022 Tumbuh 5,01%

Mobilitas Warga Melewati Normal, Ekonomi Kuartal I 2022 Tumbuh 5,01% Kredit Foto: Antara/Ardiansyah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2022 mencapai 5,01% dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada Senin (9/5).

“Secara year on year pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan 5,01%. Tingginya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I ini selain karena pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat faktor lain karena ada low base effect pada kuartal I 2021 yang terkontraksi 0,70%,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers.

Margo mengatakan, ada beberapa catatan peristiwa yang mempengaruhi komponen pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di antaranya kondisi perekonomian global yang menunjukkan pertumbuhan positif kuartal pertama .

Hal ini ditunjukkan dengan ekonomi semua negara mitra dagang Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif. “Bahkan untuk Tiongkok dan Uni Eropa pertumbuhan di triwulan I lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya,”Ucapnya.

Margo menambahkan konflik antara Rusia dan Ukrania menyebabkan mengakibatkan IMF melakukan penurunan proyeksi pertumbuhan global. Pada 2022 yang awalnya diproyeksikan tumbuh 4,4%, namun kemudian direvisi menjadi 3,6%.

“Koreksi pertumbuhan global ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia terkait dengan mengelola ekonomi di triwulan kedua,”jelasnya.

Baca Juga: Perubahan Status Pandemi Tunggu Evaluasi Setelah Mudik lebaran

Selain itu harga beberapa komoditas di pasar global turut mengalami kenaikan imbas dari konflik antara Rusia dan Ukraina. Adapun beberapa komoditas tersebut antara lain CPO, batubara, timah, tembaga, minyak mentah dan nikel.

BPS turut mencatat mobolitas masyarakat di triwulan pertama mengalami peningkata. Kondisi ini tentunya akan berdampak kepada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pergerakan mobilitas di triwulan I merupakan yang terbaik dimana hampir semua aktivitas penduduk dibeberapa tempat kegiatan sudah melebihi dari kondisi normal,”pungkasnya.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan