Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soal Habib Bahar Sebut Haikal Hassan Pengkhianat, Novel Bamukmin Bereaksi: Lebih Baik...

Soal Habib Bahar Sebut Haikal Hassan Pengkhianat, Novel Bamukmin Bereaksi: Lebih Baik... Kredit Foto: Instagram/Novel Bamukmin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menanggapi soal beredarnya potongan video yang berisi ucapan penceramah Habib Bahar bin Smith menyebut Haikal Hasan atau Babe Haikal sebagai seorang pengkhianat.

Novel mengaku tak ingin berspekulasi lebih jauh terkait potongan video tersebut. "Soal ucapan Habib Bahar, lebih baik tanyakan langsung kepada beliau," ujar Novel Bamukmin kepada GenPI.co, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Diduga Rasis Sama Anies, Tuntutan Novel Bamukmin Gak Main-main: Tangkap Ruhut Sitompul!

Meskipun demikian, Novel sebenarnya mengakui Babe Haikal sudah tidak lagi berada dalam irama perjuangan PA 212. Novel menyebut Babe Haikal sudah tidak aktif menjadi bagian PA 212.

"Ya, bukan," tegasnya.

Namun, Novel tak memerinci lebih dalam alasan Babe Haikal tidak lagi menjadi bagian PA 212. Petinggi 212 itu hanya menyebut Babe Haikal sedang punya kesibukan sendiri.

"Sudah dinonaktifkan karena kesibukan beliau," tuturnya.

Baca Juga: Habib Bahar: Ahh Nggak, Haikal Hassan Pengkhianat, Prabowo Pengkhianat, Nggak Ada...

Sebelumnya, publik ramai membahas soal potongan video yang memperlihatkan Habib Bahar enggan mengomentari topik soal Babe Haikal. Dalam potongan video yang disebarkan akun Twitter @mahasiswigenz, terlihat Habib Bahar menyebut Prabowo dan Haikal Hasan adalah pengkhianat.

"Antum jangan sebut nama-nama pengkhianat di depan saya. Haikal Hasan itu penghianat," ungkap Habib Bahar seperti dikutip GenPI.co dari akun Twitter @mahasiswigenz, Jumat (13/5/2022).

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan