Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pasang Foto Anies di Profil, Indigo yang Pernah Ramal Kebakaran Pasar Gembrong Unggah Tulisan Begini

Pasang Foto Anies di Profil, Indigo yang Pernah Ramal Kebakaran Pasar Gembrong Unggah Tulisan Begini Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Instagram Hard Gumay, seorang indigo yang kerap menerawang masa depan, jadi perbincangan warganet usai menggunakan foto Anies Baswedan sebagai foto profil pada Kamis (19/5/2022) kemarin.

Belum diketahui apa maksud Hard Gumay memasang foto Anies Baswedan sebagai foto profil Instagramnya. Ia hanya menuliskan beberapa kalimat di Instagram Story yang menyiratkan kekecewaan mendalam.

Baca Juga: Survei Pilpres 2024: Anies Baswedan Akan Menang Jika Dipasangkan dengan Ridwan Kamil

"Mengidolakan manusia berlebihan sampai membela dan berjuang agar dapat bertemu. Bukannya sayang malah terbuang luka seumur hidup," tulis Gumay.

"Menitipkan harapan hanya kepada Allah SWT dan salahnya menitipkan harapan kepada manusia yang ternyata berujung senja yang mendung," kata indigo yang memiliki nama asli Hardiansyah Gumay ini.

Foto profil Instagram Hard Gumay yang menggunakan foto Anies Baswedan hanya terlihat pada Kamis (19/5/2022). Hari ini, Jumat (20/5/2022), Instagram Hard Gumay sudah tidak menggunakan foto Anies Baswedan sebagai foto profil, melainkan fotonya sendiri.

Baca Juga: Cetak Sejarah, Anies Lepas Ekspor 19 Ton Beras ke Arab Saudi

Sebelumnya, Gumay membagikan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi lokasi kebakaran Pasar Gembrong Jakarta pada 25 April 2022 lalu. Kala itu, Anies memeluk korban kebakaran pasar Gembrong Jakarta dan menjanjikan sejumlah bantuan.

Kebakaran di Pasar Gembrong terjadi Minggu (24/4/2022) pukul 21.06 WIB. Sebanyak 400 bangunan ludes terbakar, mulai dari rumah hingga pertokoan. Pemadam Kebakaran mencatat jumlah korban terdampak kebakaran Pasar Gembrong yakni 450 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.000 jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan