Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ahmad Dhani Bela UAS Sampai Ajak Boikot Singapura: Pemerintah Singapura Berikan Bahan untuk Buzzer

Ahmad Dhani Bela UAS Sampai Ajak Boikot Singapura: Pemerintah Singapura Berikan Bahan untuk Buzzer Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dukungan kepada Ustaz Abdul Somad (UAS) yang diserang habis-habisan oleh sejumlah pihak bertambah. Kini musisi legendaris Ahmad Dhani angkat bicara terkait dideportasinya UAS dari Singapura.

Pentolan grup band Dewa 19 itu berpendapat, seorang ulama seperti UAS tidak pantas diberlakukan seperti hal tersebut oleh pemerintah Singapura. Karena sudah dipermalukan, Dhani mengajak para pendukung UAS untuk tidak berkunjung ke Singapura.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ajak Boikot Singapura Karena Bela UAS, Abu Janda: Mas Dhani Kontribusi untuk Negara Apa?

"Menurut saya, semua pendukung atau santri (Ustaz) Abdul Somad, saya rasa kita untuk tidak datang ke Singapura. Karena pemerintah Singapura jelas mempermalukan Ustaz Abdul Somad, dan pemerintahan Singapura berikan bahan kepada buzzer, kita tidak pergi ke Singapura. Babay," kata Ahmad Dhani dalam sebuah video di akun Youtube Video Legend.

Menurut Dhani, peristiwa UAS dideportasi dari Singapura menjadi bahan untuk para buzzer meledek ulama. "Peristiwa Ustaz Abdul Somad dilarang masuk atau dideportasi oleh Singapura adalah sebuah bahan untuk buzzer-buzzer untuk mengolok-olok. Jadi mereka senang mengolok, ulama yang lurus, ulama yang tidak mendomplek pada penguasa," ucap Dhani.

Baca Juga: Ahmad Dhani Bela UAS, Ajak Boikot Singapura, Abu Janda: Mas Mending Liburan Aja, Sekalian Kawin!

Keybordis Dewa 19 ini berpendapat, para buzzer akan panas jika ada seseorang yang tidak sejalan dengan pemerintah. Apalagi ustaz dan habib.

"Jika ada ulama atau habib yang tidak sejalan atau tidak mendukung program pemerintah maka buzzer akan panas. Jadi tugasnya hanya mengolok ulama. Jadi peristiwa ini hanya untuk kesenangan sesaat untuk buzzer haram jadah supaya mereka bahagia," ujar Dhani.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan