Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pastikan Jokowi Tak Akan Reshuffle Kabinet Lagi, Surya Paloh Tegas: Kalau Ada, Sudah Rusak Semuanya!

Pastikan Jokowi Tak Akan Reshuffle Kabinet Lagi, Surya Paloh Tegas: Kalau Ada, Sudah Rusak Semuanya! Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh angkat bicara mengenai kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet lagi.

Surya Paloh memastikan reshuffle kabinet tidak akan dilakukan Presiden Jokowi. Dia menganggap akan menjadi hal buruk jika perombakan kabinet terjadi lagi.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Jokowi Disebut Konsolidasi Politik, Pakar Singgung Skenario Pilpres 2024, Simak!

"Enggak ada. Kalau ada reshuffle lagi, sudah rusak semuanya," ucap dia di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2022).

Sementara itu, Ketum NasDem tersebut berharap kepada para menteri yang baru saja dilantik untuk bekerja lebih baik. "Sebab, harapan rakyat begitu banyak dan tinggi," ujarnya.

Paloh juga berharap Indonesia tidak masuk dalam ancaman multikrisis yang terjadi kepada beberapa negara. Hal tersebut bisa membuat suatu negara menjadi failed state, seperti yang dikatakan IMF maupun World Bank.

Baca Juga: Reshuffle Disebut Hanya Memperkuat Oligarki, Refly Harun Singgung Capres Boneka: Itulah Bahayanya...

Lebih lanjut, Surya Paloh menegaskan hanya Presiden Jokowi yang tahu soal kepantasan Zulkifli Hasan yang baru saja dilantik sebagai menteri perdagangan.

"Hanya presiden yang mempunyai hak prerogatif. Sebab, layak atau tidak layak, tidak terlepas dari subjektivitas di samping objektivitas itu sendiri," kata dia.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (15/6/2022). Adapun menteri yang dilantik ialah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto. Lalu, wakil menteri yang dilantik ialah Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni, Wamendagri John Wempi Watipo, dan Wamenaker Afriansyah Noor.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan