Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Pengamat: Perekonomian Sehat Dorong Peminat Sukuk

Pengamat: Perekonomian Sehat Dorong Peminat Sukuk

WE Online, Jakarta - Perekonomian Indonesia yang semakin sehat dinilai Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Putut Endro Andanawarih mendorong investor untuk memilih instrumen sukuk sebagai pilihan berinvestasi.

"Dengan perekonomian Indonesia makin baik, kebijakan pemerintah yang juga semakin membaik, mendorong investor untuk memanfaatkan peluang untuk menikmati instrumen-instrumen investasi lain selain deposito, karena risiko berinvestasi semakin kecil," kata Putut di Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Jumlah penjatahan Sukuk Ritel Negara seri SR-007 semula ditargetkan Rp20 triliun, kemudian mendapat permintaan untuk menaikkan kuota dari agen penjual karena animo masyarakat tinggi sehingga penjatahannya naik Rp2 triliun menjadi Rp22 triliun.

Menurut dia dengan adanya edukasi yang terus-menerus dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan juga lembaga jasa keuangan membuat investor Indonesia paham akan pentingnya berinvestasi pada instrumen lain. "Sebaiknya investor dapat memanfaatkan peluang investasi lainnya di luar dari yang selama ini mereka pahami, seperti alternatif investasi di reksa dana saham atau reksa dana pendapatan tetap," kata dia.

Dalam penjualan sukuk ritel seri SR-007 wilayah DKI Jakarta menempati urutan pertama pada penyebaran investor Sukuk berdasarkan geografis dengan nominal penjatahan sebanyak Rp8,5 miliar dan jumlah investor 9.787 orang.

Kemudian diurutan kedua adalah Jawa Timur dengan nominal penjatahan Rp3,45 miliar dan jumlah investor 4.761 diikuti Jawa Barat dengan jumlah penjatahan Rp2,847 miliar dan jumlah investor 4.650 orang. Sebanyak 41,5 persen volume penjualan terbesar dilakukan oleh kelompok wiraswasta dengan kelompok umur terbanyak pada jenjang 41 hingga 55 tahun sebanyak 36 persen.

SR-007 telah dilakukan masa penawaran dari 23 Februari hingga 6 Maret 2015 dengan minimal pembelian Rp5 juta dan maksimal Rp5 miliar, tenor 3 tahun dengan imbalan 8,25 persen per tahun, penerbitan sukuk 11 Maret dan pendaftaran di bursa efek 12 Maret.

Sejak awal penerbitannya, sampai saat ini sudah ada tiga sukuk ritel yang jatuh tempo, yaitu SR-001 pada 2012, SR-002 pada 2013 dan SR-003 pada 2014. Nilai total penerbitan Sukuk Negara Ritel sampai 2014 sebesar Rp68,82 triliun, dan total outstanding sampai Desember 2014 sebesar Rp47,91 triliun. (Ant)

Baca Juga

Tag: sukuk negara ritel, Ekonomi Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Achmad Fauzi

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40