Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ini Usulan KNTI Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Ini Usulan KNTI Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

WE Online, Jakarta - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan yang dapat menegaskan terjadinya redistribusi aset dan pendapatan untuk mengurangi dan mengatasi ketimpangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.

"Pastikan terjadinya redistribusi aset," kata Ketua Umum KNTI M Riza Damanik di Jakarta, Jumat (24/7/2015).

Hal itu, ujar dia, dapat dilakukan antara lain dengan memberikan kepastian dan perlindungan terutama kepada hak-hak masyarakat nelayan tradisional dan pembudi daya ikan di tengah maraknya privatisasi. Riza menyoroti berbagai upaya privatisasi yang berpotensi menambah ketimpangan antara lain reklamasi pantai, penambangan pasir pantai, perluasan perkebunan kelapa sawit di pesisir dan pulau-pulau kecil.

Selain itu, ia juga menginginkan terjadinya redistribusi pendapatan dengan harapan agar pemerintah dapat memperkuat kegiatan pascaproduksi.

Berdasarkan data KNTI, dari total 1.375 pelabuhan perikanan di Indonesia, 68 persen berada di kawasan barat Indonesia, 25 persen berada di kawasan tengah, dan hanya tujuh persen berada di kawasan Timur Indonesia.

Sebelumnya, KNTI juga menyoroti ketimpangan atau tidak meratanya izin armada penangkapan ikan antara mereka yang menangkap di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) dan yang berada kurang dari 12 mil dari pantai. "Ketidakmerataan izin armada perikanan berpeluang menjadi persoalan besar setelah berakhirnya moratorium Oktober mendatang," kata Riza Damanik di Jakarta, Minggu (28/6/2015).

Menurut Riza, izin penangkapan ikan yang tercatat di ZEEI hingga 2014 hanya kurang dari 2 persen dari total armada ikan nasional bermotor atau 4.230 kapal saja. Sebanyak 226.520 armada lainnya atau sekitar 98,2 persen kapal bermotor, kata dia, tercatat mendapat izin di perairan kurang dari 12 mil laut dengan ukuran kurang dari 30 gross tonnage.

Ketum KNTI berpendapat bahwa hal itu menjelaskan tantangan yang teramat besar dihadapi oleh perikanan nasional pascaberakhirnya kebijakan moratorium Oktober 2015.

"Satu sisi perebutan pemanfaatan ikan di bawah 12 mil laut teramat kuat, baik antarsesama kapal kecil, antarsesama kapal besar, maupun kapal besar dan kapal kecil. Sisi lain, rendahnya kemampuan armada kita untuk optimalisasi pemanfaatan di ZEEI," tuturnya. (Ant)

Tag: Nelayan

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23