Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kemenkeu Eksekusi Penerbitan Samurai Bonds

Kemenkeu Eksekusi Penerbitan Samurai Bonds

WE Online, Jakarta - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan memastikan penerbitan obligasi berdenominasi Yen atau Samurai Bonds akan dilakukan paling lambat pada triwulan III-2015.

"Yang pasti semester ini kita eksekusi, kita harapkan sebelum berakhirnya triwulan tiga," katanya di Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Robert mengatakan penerbitan Samurai Bonds kali ini akan terbagi atas "guaranteed dan "unguaranteed", dengan porsi "guaranteed" yang lebih dominan karena seri obligasi tersebut telah mendapatkan penjaminan dan dipercaya pelaku pasar.

Pemerintah siap menerbitkan Samurai Bonds tanpa jaminan atau "unguaranteed" dengan porsi 20 persen-30 persen, sebagai upaya mencari basis investor baru Jepang yang telah memiliki kepercayaan terhadap pasar obligasi Indonesia.

Selama ini, pemerintah menerbitkan Samurai Bonds dengan jaminan atau "guaranteed" dari Bank Kerja Sama Internasional Jepang (JBIC), karena meskipun Indonesia telah mendapatkan peringkat layak investasi dinilai berisiko oleh investor Jepang yang konservatif.

"Komposisinya tergantung dari permintaan atas 'non guaranteed'. Tapi kami harapkan, kalau tahun depan kami terbitkan lagi 'non guaranteed', maka investor sudah makin mengenal dan mau membeli," kata Robert.

Robert mengharapkan minat investor terhadap Samurai Bonds tetap besar, meskipun saat ini kondisi perekonomian global sedang bergejolak, akibat masalah pembayaran utang Yunani, merosotnya pasar saham Tiongkok dan rencana normalisasi kebijakan The Fed (Bank Sentral AS).

Dalam penerbitan perdana Samurai Bonds pada 2009, pemerintah memperoleh dana 35 miliar Yen, lalu meningkat menjadi 60 miliar Yen pada 2010, dan 60 miliar Yen pada 2012. Imbal hasil (yield) obligasi berdenominasi Yen dalam tiga penerbitan itu berada pada kisaran 1,13 persen-2,73 persen.

Sebelumnya, pemerintah baru melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Euro seri RIEURO725 senilai 1,25 miliar euro dengan tenor selama 10 tahun, pada Kamis (23/7). Total penawaran yang masuk (total order book) untuk obligasi berdenominasi Euro ini adalah mencapai 2,4 miliar euro, sehingga terdapat kelebihan permintaan atau oversubscription sebesar 1,9 kali.

Penawaran yang masuk ini terlihat menurun dibandingkan ketika pemerintah menerbitkan Euro Bonds senilai satu miliar euro pada tahun 2014, yang waktu itu mengalami oversubcription hingga 6,7 kali karena tingginya permintaan dari para investor eropa. (Ant)

Tag: Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Achmad Fauzi

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23