Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:40 WIB. Libra - Pertemuan mentri keuangan G-7 diwarnai ketakukan akan uang kripto Facebook.
  • 23:29 WIB. Orang kaya - Bill Gates kini orang terkaya no.3 di dunia, tahun lalu no.2 (Bloomberg Billioners Index).
  • 23:14 WIB. Drone - Polisi AS tidak menerima drone buatan China.
  • 22:01 WIB. Hong Kong - Ekonomi Hong Kong mulai melambat akibat demo berkepanjangan.
  • 21:12 WIB. Liga 1  - Persebaya kalah dari PSM dengan skor 2-1.
  • 21:09 WIB. Mobil listrik - Toyota Motor Corp setuju untuk membeli batrei dari Contemporary Amperex Technology Ltd.
  • 20:46 WIB. Formula E - Jakarta belum tentu jadi tuan rumah Formula E.
  • 20:17 WIB. Kasus hoax - Ratna Sarumpaet berubah pikiran, kini ajukan banding.
  • 20:05 WIB. Global - Bloomberg: 10 miliar penghuni dunia akan membutuhkan makanan modifikasi genetik.
  • 19:49 WIB. Elon Musk - Neuralink mengatakan siap untuk menyambungkan otak manusia dengan komputer.

Komisi VI Nilai Pemerintah Terlalu Pesimis

Komisi VI Nilai Pemerintah Terlalu Pesimis - Warta Ekonomi

WE Online, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI Heri Gunawan menilai pemerintah terlalu pesimis karena menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari 5,7 persen menjadi 5 persen. Politisi Partai Gerindra itu menyayangkan sikap plin-plan pemerintah karena tidak bisa mempertahankan target tersebut.

"Ketimbang kerja lebih keras, pemerintah justru mudah kehilangan nyali ketika dihadapkan dengan laporan BPS pada triwulan II-2015 yang menyebut pertumbuhan ekonomi merosot ke angka 4,67 persen. Tercatat, sudah tiga kali pemerintah menurunkan target ekonomi nasional. Awalnya, 5,7 persen. Kemudian turun ke angka 5,4 persen. Terakhir, pemerintah menurunkannya ke angka 5 persen. Benar-benar pesimis," kata Heri di Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Dia menyindir sikap pesimis ini nantinya akan menimbulkan dampak psikologis terhadap pasar. Para pelaku usaha juga akan bersikap harap-harap cemas atas sikap pesimis pemerintah.

"Hasilnya, misalnya, bisa dilihat dari kinerja investasi yang melemah. Pada triwulan 1-2015, dari sisi kewajiban, aliran investasi langsung turun ke angka USD 5,3 miliar. Dari sisi aset, secara neto, investasi langsung hanya mencatat surplus USD 2,3 miliar, lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya sebesar USD 3 miliar," pungkasnya.

Dia juga mengeluhkan bahwa hingga saat ini kinerja kementerian Jokowi angka penyerapan belanjanya masih rendah dan justru menjadi penyebab lemahnya konsumsi pemerintah. Dia menyebut belanja modal juga baru mencapai 15,3 persen dari total alokasi APBN-P 2015.

"Situasi itu kemudian menular pada melemahnya konsumsi rumah tangga karena daya beli yang terus menurun.
Tidak berhenti di situ. Sikap-sikap pesimis itu justru semakin menular. Tingkat keyakinan konsumen, misalnya, semakin turun. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2015, turun 1,4 poin dari bulan sebelumnya. Pelemahan IKK tersebut adalah warning. Bahwa persepsi konsumen semakin meragukan kondisi ekonomi saat ini. Mereka semakin kehilangan harapan," tutupnya.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Ekonomi Indonesia

Penulis: Ferry Hidayat

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,738.00 3,699.88
British Pound GBP 1.00 17,403.19 17,223.84
China Yuan CNY 1.00 2,036.85 2,016.51
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,019.00 13,879.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.72 9,729.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,794.23 1,776.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,317.95 10,211.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,718.10 15,555.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.46 3,371.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,962.55 12,829.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66