Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:46 WIB. Samsung - Prototipe Galaxy S10 punya desain nyaris tanpa bezel.
  • 17:46 WIB. Xiaomi  - Notch Xiaomi Redmi 6 Pro bakal bisa dinonaktifkan.
  • 17:45 WIB. Facebook - Facebook Messenger bakal bisa otomatis terjemahkan pesan.
  • 16:20 WIB. Aswata - Asuransi Wahana Tata membukukan pendapatan premi tumbuh 1% menjadi Rp510 miliar per April 2018.
  • 16:19 WIB. Aswata - Asuransi Wahana Tata menargetkan lini usaha rangka kapal tumbuh 10% pada 2018.
  • 16:18 WIB. Aswata - Asuransi Wahana Tata mencatatkan lini usaha rangka kapal tumbuh 5%-7% pada kuartal I-2018.
  • 16:17 WIB. IPO - Xiaomi menargetkan penghimpunan dana US$6 miliar dengan melakukan IPO di Bursa Hong Kong.
  • 16:16 WIB. Air Asia - Air Asia optimistis target penumpang 100.000 kursi sepanjang musim mudik 2018 dapat tercapai.
  • 15:08 WIB. WhatsApp - WhatsApp bakal hadirkan fitur pembayaran mobile.
  • 14:36 WIB. IGTV - Instagram meluncurkan aplikasi video streaming bernama IGTV.
  • 13:14 WIB. LTV - BI mengatakan aturan mengenai LTV masih akan dibahas dalam RDG bulan Juni 2018.
  • 12:40 WIB. Polri - Polri mencatat tingkat kecelakaan lalu lintas turun sebesar 30% selama arus mudik Lebaran 2018.
  • 12:38 WIB. BBNI - BNI optimistis transaksi kartu kredit akan tumbuh positif pada tahun 2018.
  • 12:21 WIB. Tol - Asosiasi Perusahaan Truk Indonesia mendesak pemerintah mengimplementasikan tarif integrasi tol JORR.
  • 12:20 WIB. Bali - Pemprov Bali akan merealisasikan keinginan Presiden Jokowi untuk mengadakan pawai kesenian saat IMF-WB 2018.

Dorong Porsi "Reccuring Income", BEST Selesaikan Dua Proyek

Foto Berita Dorong Porsi

WE Online, Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) terus melanjutkan pembangunan hotel bisnis dan kantor di MM2100. Upaya ini dilakukan guna menambah pendapatan berulang (recurring income) perseroan. Jika tidak ada halangan yang berarti maka kedua proyek perseroan tersebut akan mulai beroperasi pada semester kedua tahun depan.

Investor Relation Bekasi Fajar Asa Siahaan mengungkapkan bisnis tersebut diharapkan mampu menambah recurring income perseroan di masa mendatang, meski perseroan juga memiliki sumber lain guna menambah pendapatan berulangnya itu.

"Selama ini perseroan juga memiliki bisnis properti yang memberikan pendapatan berulang seperti pengelolaan lapangan golf," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Adapun, langkah tersebut dilakukan perseroan karena hampir separuh dari total pendapatan yang diperoleh disumbangkan dari hasil penjualan lahan. Sementara itu, melemahnya perekonomian global maupun domestik berimbas pada penjualan Bekasi Fajar. Hal ini terlihat dari penjualan perseroan pada semester I-2015 yang melambat.

Tercatat, hingga Juni 2015 perseroan baru menjual delapan ha lahan dari total penjualan yang ditargetkan sebesar 20 ha. "Memang tengah melambat. Bisnis lahan industri itu sangat dipengaruhi oleh kondisi makro," jelas Asa.

Di semester kedua ini perseroan masih perlu mengejar sisa target penjualan lahan 12 ha lagi dan target pendapatan hingga akhir tahun sebesar Rp 800 miliar dengan posisi laba bersih 45-50 persen dari pendapatan. Kendati masih jauh, perseroan tetap optimis mampu merealisasikan semua target tersebut di penghujung 2015. "Secara historis, penjualan selalu naik signifikan pada semester kedua," pungkas Asa.

Tag: PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Annisa Nurfitriani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83