Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:52 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.569 USD/troy ounce.
  • 23:51 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,99 USD/barel.
  • 23:50 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,75 USD/barel.
  • 23:49 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,48% terhadap Poundsterling pada level 1,2994 USD/GBP.
  • 23:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Euro pada level 1,1010 USD/EUR.
  • 23:39 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,23% terhadap Yen pada level 109,15 JPY/USD.
  • 23:38 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 1,03% pada level 3.277.
  • 23:37 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,79% pada level 28.760.
  • 23:35 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 1,35% pada level 9.262.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,21% terhadap Dollar AS pada level 13.644 IDR/USD.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,84% pada level 3.180.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,55% pada level 23.215.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,09% pada level 2.176.

Akbar Faisal Beberkan Penambahan Anggaran Polri

Akbar Faisal Beberkan Penambahan Anggaran Polri - Warta Ekonomi

WE Online, Makassar - Anggota Komisi III DPR yang membidangi masalah Hukum, Hak Azasi Manusia dan Keamanan, Akbar Faisal membeberkan rencana penambahan anggaran Polri pada tahun anggaran 2016.

"Untuk tahun 2016 akan ada penambahan anggaran sekitar Rp10 triliun bagi Polri dan ini harus digunakan sebaik mungkin," ujarnya saat menjadi pembicara dalam seminar yang dilaksanakan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar, Senin (2/11/2015).
 
Dia mengatakan kenaikan anggaran Polri pada tahun 2016 lebih kepada semakin beratnya tugas-tugas kepolisian dan dibutuhkan penganggaran yang cukup untuk membiayai operasional pelayanan tersebut.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu mengaku jika kenaikan anggaran Polri ini karena perbandingan anggota Polri di lapangan belum memenuhi standar organisasi internasional, PBB.

Karenanya, pemerintah dan DPR akan mengupayakan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kendati tindak pidana kejahatan semakin canggih juga.

Diketahui, kenaikan anggaran yang didapat Polri adalah yang terbesar dibandingkan dengan beberapa kementerian atau lembaga lainya seperti, Kementerian Pertahanan yang sebelumnya mendapat anggaran Rp102,2 triliun dalam APBN 2015, turun menjadi Rp95,9 triliun dalam RAPBN 2016.

Sementara itu, ratusan polisi yang memadati gedung Balai Manunggal Jenderal Yusuf itu langsung memberikan tepuk tangan yang riuh kepada pembicara karena adanya perhatian terhadap lembaga kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar juga mengaku jika tugas-tugas pelayanan kepolisian setiap harinya semakin berat, tetapi itu bukan menjadi alasan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Tugas-tugas anggota kepolisian memang setiap harinya itu semakin berat. Tindak pidana kejahatan juga terus terupdate dan semakin canggih, kami pun di kepolisian harus meningkatkan kemampuan itu," katanya. (Ant)

Baca Juga

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.32 3,619.56
British Pound GBP 1.00 17,913.47 17,729.80
China Yuan CNY 1.00 1,977.29 1,957.47
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,715.24 13,578.77
Dolar Australia AUD 1.00 9,260.53 9,161.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,763.16 1,745.50
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.10 9,993.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,112.82 14,961.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,359.93 3,324.06
Yen Jepang JPY 100.00 12,589.72 12,461.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.184 -22.024 675
2 Agriculture 1342.102 1.779 21
3 Mining 1445.408 10.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 913.079 -15.488 77
5 Miscellanous Industry 1185.978 9.745 51
6 Consumer Goods 2036.313 -5.665 57
7 Cons., Property & Real Estate 467.626 3.824 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1067.972 -5.588 76
9 Finance 1357.820 -8.491 92
10 Trade & Service 732.723 1.034 167
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 89 115 26 29.21
2 AMIN 272 340 68 25.00
3 PDES 680 850 170 25.00
4 PICO 555 685 130 23.42
5 ASBI 212 260 48 22.64
6 INPP 860 1,030 170 19.77
7 LUCK 635 720 85 13.39
8 LPLI 89 100 11 12.36
9 TURI 905 1,005 100 11.05
10 KAYU 74 82 8 10.81
No Code Prev Close Change %
1 ERTX 144 95 -49 -34.03
2 YULE 220 166 -54 -24.55
3 DNAR 262 198 -64 -24.43
4 HITS 675 540 -135 -20.00
5 MTSM 206 166 -40 -19.42
6 GHON 1,225 1,000 -225 -18.37
7 BRAM 8,600 7,025 -1,575 -18.31
8 PKPK 83 68 -15 -18.07
9 ARTO 4,000 3,310 -690 -17.25
10 TAMU 300 250 -50 -16.67
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 840 850 10 1.19
2 LUCK 635 720 85 13.39
3 BBRI 4,650 4,620 -30 -0.65
4 BBCA 34,200 33,950 -250 -0.73
5 ADRO 1,295 1,325 30 2.32
6 TCPI 6,500 6,325 -175 -2.69
7 TLKM 3,840 3,830 -10 -0.26
8 PGAS 1,815 1,810 -5 -0.28
9 MNCN 1,645 1,605 -40 -2.43
10 BMRI 7,725 7,750 25 0.32